Tautan-tautan Akses

Inggris Buka Sekolah-Sekolah, Vietnam Mulai Program Vaksinasi


Siswa kelas 9 Harris Academy Sutton, selatan London, Inggris, mengenakan masker pada hari pertama sekolah mereka di tengah pandemi COVID-19, 8 Maret 2021. (REUTERS/Toby Melville)
Siswa kelas 9 Harris Academy Sutton, selatan London, Inggris, mengenakan masker pada hari pertama sekolah mereka di tengah pandemi COVID-19, 8 Maret 2021. (REUTERS/Toby Melville)

Inggris membuka seluruh sekolahnya pada hari Senin (8/3). Pembukaan sekolah itu dilakukan karena negara itu telah mencatat jumlah kematian terendah sejak bulan Oktober.

Vietnam memulai program vaksinasinya, Senin (8/3), dengan para petugas kesehatan garis depan sebagai penerima pertama vaksinasi itu.

Peluncuran program vaksinasi COVID-19 di Jepang berlangsung lamban, terhambat karena kekurangan vaksin dan alat suntik. Dalam waktu tiga minggu, baru sedikit di atas 46.500 petugas kesehatan garis depan yang telah divaksinasi. Giliran berikutnya adalah para lansia.

Namun Jepang berniat untuk mempercepat program vaksinasinya. Perdana Menteri Yoshihide Suga telah menjanjikan jumlah vaksin yang cukup untuk memvaksinasi seluruh populasi Jepang pada saat dimulainya Olimpiade Musim Panas pada bulan Juli, sebut Reuters.

Uni Eropa telah memperingatkan negara-negara anggotanya untuk tidak membeli vaksin COVID-19 dari Rusia karena Uni Eropa belum menyelesaikan peninjauan terhadap Sputnik V. Terlepas dari peringatan itu, beberapa negara sudah mengambil langkah untuk membeli vaksin tersebut.

John Hopkins Coronavirus Resource Center melaporkan Senin pagi bahwa ada hampir 117 juta kasus virus corona di seluruh dunia.

Amerika Serikat memiliki jumlah kasus infeksi lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lainnya dengan catatan hampir 30 juta kasus, diikuti oleh India dengan 11.2 juta kasus dan Brazil dengan 11 juta kasus. [lj/uh]

XS
SM
MD
LG