Pemerintah Malaysia telah merilis 47 halaman data mentah satelit yang digunakan untuk menyimpulkan bahwa pesawat penumpang Malaysia yang hilang itu jatuh di bagian selatan Samudera Hindia.
Sebagian para anggota keluarga ke-239 orang dalam pesawat telah menuntut Malaysia agar merilis data itu supaya para pakar independen dapat memeriksanya.
Kantor Berita Associated Press telah meminta para pakar untuk meninjau kembali data teknis itu, yang dirilis Selasa (27/5) kepada para anggota keluarga dan kemudian kepada media.
Pesawat itu berangkat dari Kuala Lumpur tanggal 8 Maret menuju Beijing.
Usaha pencarian yang terus dilakukan di bagian selatan Samudera Hindia belum menemukan bekas pesawat itu.
Sebagian para anggota keluarga ke-239 orang dalam pesawat telah menuntut Malaysia agar merilis data itu supaya para pakar independen dapat memeriksanya.
Kantor Berita Associated Press telah meminta para pakar untuk meninjau kembali data teknis itu, yang dirilis Selasa (27/5) kepada para anggota keluarga dan kemudian kepada media.
Pesawat itu berangkat dari Kuala Lumpur tanggal 8 Maret menuju Beijing.
Usaha pencarian yang terus dilakukan di bagian selatan Samudera Hindia belum menemukan bekas pesawat itu.