Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Belarus Desak AS untuk Tekan Presiden Lukashenko


Pemimpin oposisi utama Belarus, Sviatlana Tsikhanouskaya. (Foto: dok).
Pemimpin oposisi utama Belarus, Sviatlana Tsikhanouskaya. (Foto: dok).

Pemimpin oposisi utama Belarus, Sviatlana Tsikhanouskaya, meminta AS untuk memberi tekanan lebih besar kepada pemerintah Presiden Alexander Lukashenko.

Tsikhanouskaya mengajukan imbauannya itu langsung kepada para pejabat pemerintahan presiden Joe Biden pada hari Senin (19/7) di Washington, sewaktu ia bertemu Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Politik Victoria Nuland dan lain-lainnya.

“Saya berterima kasih kepadanya karena mendukung aspirasi demokrasi rakyat Belarus. Saya meminta AS untuk memperkuat bantuan bagi rakyat sipil kami, memberi tekanan ekonomi dan politik terhadap rezim, dan mengimbau Rusia agar memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian krisis,” cuit Tsikhanouskaya setelah pembicaraan.

Ia mengatakan pembahasan mereka juga mencakup cara-cara untuk mendukung kebebasan media di Belarus setelah penindakan keras oleh pemerintah terhadap wartawan.

Tsikhanouskaya adalah penantang utama Lukashenko dalam pemilu Agustus 2020 yang dianggap oposisi dan banyak negara Barat telah dicurangi. Ia melarikan diri dari negaranya setelah pemilu sementara pemerintah Lukashenko menindak keras protes.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan kepada wartawan, “Mereka membahas penindasan yang terus berlangsung, penindakan keras oleh rezim Lukashenko, dan langkah-langkah yang telah kami dan masyarakat internasional katakan harus diambil oleh rezim Lukashenko.”

Blinken mencuit bahwa kelompok itu membahas jalan untuk mengakhiri krisis di Belarus, yang mencakup “pembebasan semua tahanan politik, dialog inklusif, dan pemilu baru.” [uh/ab]

XS
SM
MD
LG