Tautan-tautan Akses

Persaingan China vs Korea Selatan di Vietnam Meningkat


Produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, BYD, berencana mendirikan pabrik di Vietnam.
Produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, BYD, berencana mendirikan pabrik di Vietnam.

Kunjungan delegasi Vietnam ke China pekan lalu menyoroti kedekatan hubungan ekonomi antar kedua negara yang bersaing secara teritorial, dan menurut sejumlah analis, menantang dominasi investasi Korea Selatan di Vietnam.

Ketua Majelis Nasional Vietnam, Vuong Dinh Hue, memimpin lawatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 12 April itu, dan melangsungkan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping.

Hue mengusulkan langkah baru untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara dan “menghubungkan Vietnam dengan strategi pembangunan besar China.”

Ia juga bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan besar China yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Vietnam.

China adalah mitra dagang terbesar Vietnam dan sedang dalam proses menjadi investor asing terbesar negara itu.

Angka terbaru dari Kementerian Perencanaan dan Investasi Vietnam menunjukkan bahwa investasi asing langsung Korea Selatan sejak 1988 mencapai US$87 miliar, lebih 18% dari total investasi, diikuti oleh Singapura (US$76 miliar), Jepang, Taiwan, dan Hong Kong.

Tetapi pada 2023, Korea Selatan menempati peringkat kelima setelah Singapura, Jepang, Hong Kong, dan China dalam jumlah proyek baru yang didaftarkan.

Kementerian Perdagangan Vietnam mengumumkan bulan ini bahwa produsen mobil China Chery akan bermitra dengan perusahaan Vietnam untuk membangun pabrik di negara tersebut dengan nilai investasi mencapai US$800 juta, menjadikannya produsen mobil listrik China pertama di Vietnam.

BYD China, produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, juga berencana mendirikan pabrik di Vietnam. Namun, berbeda dengan Vietnam, Korea Selatan tidak memiliki sengketa wilayah dengan China yang dapat memperburuk hubungan. [im/em]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG