Gempa itu berpusat dekat Nagano dan bisa dirasakan hingga sejauh Tokyo. Karena gempa itu menghantam daerah pedalaman, tidak ada peringatan tsunami dikeluarkan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa itu menghentikan untuk sementara waktu layanan kereta api cepat, merusak jalan-jalan utama, dan menimbulkan tanah longsor yang menghalangi jalan-jalan lainnya.
Tidak ada kerusakan dilaporkan di pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki Kariwa, yang merupakan yang terbesar di dunia.
PLTN itu tidak dioperasikan sejak terjadinya gempa pada 2011 yang menghancurkan PLTN Fukushima nomor satu dan mengakibatkan pelelehan bahan bakar nuklir di tiga reaktor.