Mantan Presiden Argentina Cristina Fernandez didakwa hari Jumat (13/5), dengan tuduhan menipu pemerintah melalui caranya menangani bursa mata uang masa depan saat menjabat sebagai presiden.
Hakim federal Claudio Bonadio juga menuduh mantan menteri perekonomian Axel Kicillof dan mantan gubernur Bank Sentral Alejandro Vanoli sehubungan dengan persekongkolan mempertahankan kurs peso secara artifisial tinggi.
Kasus tersebut menyebabkan Argentina kehilangan milyaran dolar, menurut berkas pengadilan.
Kantor berita Reuters melaporkan tidak ada surat penangkapan dikeluarkan.
Fernandez disayangi oleh banyak warga Argentina karena program kesejahteraannya yang berlebihan ketika memegang jabatan. [gp]