Invasi Rusia terhadap Ukraina berlangsung bersamaan dengan upaya keras Ukraina mengatasi wabah polio dan COVID-19.
Sedikitnya satu anak teridentifikasi sejak Oktober 2021 mengalami polio yang melumpuhkan, sementara 19 lainnya terinfeksi tetapi tidak mengalami kelumpuhan. Gerakan vaksinasi polio telah dimulai sejak 1 Februari lalu.
Sementara itu kasus rata-rata tujuh hari COVID-19 di Ukraina mencapai rekor 37.408 pada 10 Februari tetapi sejak itu telah mulai menurun.

Orang tua dan staf medis di salah satu tempat penampungan Rumah Sakit Anak Okhmadet, saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Kyiv, Ukraina 28 Februari 2022. (REUTERS/Umit Bektas)
Namun demikian, para pakar kesehatan menyatakan invasi Rusia terhadap Ukraina mungkin dapat meningkatkan penyebaran penyakit menular, termasuk COVID-19, karena orang-orang berkumpul di tempat-tempat penampungan atau melarikan diri dari negara tersebut.
Sementara itu, televisi pemerintah China menyatakan Hong Kong mencatat rekor harian baru COVID pada hari Senin dengan 34.466 kasus baru.

Pembangunan fasilitas isolasi bagi pasien COVID-19 di Tsing Yi di depan tumpukan kontainer kargo di Terminal Kontainer Kwai Tsing, di Hong Kong, 27 Februari 2022. (REUTERS/Tyrone Siu)
Menurut Reuters, Otoritas Rumah Sakit Hong Kong, Senin (28/2) menyatakan bahwa “fasilitas-fasilitas untuk menyimpan mayat di rumah sakit dan kamar mayat umum di Hong Kong telah mencapai kapasitas maksimum karena jumlah korban COVID-19 yang mencapai rekor.”
Kasus harian virus corona India telah turun di bawah 10 ribu. Kementerian Kesehatan India Senin (28/2) menyatakan jumlah kasus harian tercatat 8.013.
Johns Hopkins Coronavirus Resource Center melaporkan lebih dari 435 juta kasus COVID global pada Senin pagi (28/2) dan hampir 6 juta kematian di seluruh dunia akibat COVID. [uh/ab]