Tautan-tautan Akses

Independensi RTHK Dipertanyakan Terkait Acara Yang Dipimpin Lam


Gedung kantor Radio Television Hong Kong (RTHK) di Hong Kong, 5 Juni 2020.
Gedung kantor Radio Television Hong Kong (RTHK) di Hong Kong, 5 Juni 2020.

Badan penyiaran publik Radio Television Hong Kong (RTHK) terikat oleh piagamnya untuk independen dalam editorialnya dan kebal dari pengaruh politik.

Tetapi serial baru, di mana pemimpin Hong Kong Carrie Lam mewawancarai para pemimpin politik lokal mengenai reformasi, dikritik sebagai ujian bagi batas independensi tersebut.

Carrie Lam.
Carrie Lam.

Pemimpin Eksekutif Hong Kong Lam membawakan seri pertama dari acara itu, “Mengenal Subsektor Komite Pemilu,” pada 28 April. Dalam serial itu, ia membahas reformasi politik bagi Hong Kong yang secara luas dianggap kontroversial.

Para wartawan dan pakar menyatakan acara itu “termasuk dalam ranah” kampanye propaganda.

Orang-orang dalam RTHK memberitahu VOA bahwa Departemen Layanan Informasi Hong Kong yang menggarap produksinya, dengan episode-episode acara itu akan diputar di saluran RTHK. Episode-episode yang diunggah ke YouTube mencakup pernyataan dalam bahasa Mandarin pada penghujung acara yang menyatakan siaran itu diproduksi oleh pemerintah regional, demikian dilaporkan oleh media.

Sedikitnya dua anggota RTHK yang berbincang dengan VOA menyatakan bahwa segmen TV mengenai badan penyiaran yang didanai pemerintah itu “sepihak” dan “seperti propaganda.”

Acara itu berfokus pada perombakan besar terhadap sistem politik Hong Kong yang disetujui Beijing pada Maret lalu. Perombakan itu akan mengurangi kursi anggota parlemen yang dipilih langsung; peningkatan suara pro-Beijing pada parlemen mini kota itu, Dewan Legislatif; dan proses penyaringan yang lebih ketat oleh komite khusus terhadap para kandidat potensial. Proses penyaringan itu dianggap para kritikus sebagai upaya untuk membungkam oposisi dan “mendefinisikan kembali” demokrasi.

Seorang staf senior di dalam RTHK, yang minta tidak disebut namanya karena khawatir akan pembalasan, memberitahu VOA bahwa “independensi editorial benar-benar dipertaruhkan” di badan penyiaran publik itu, terlepas dari perlindungan yang tercantum dalam Piagam Radio Televisi Hong Kong. [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG