Seorang perempuan yang mengandung dirajam atau dilempari batu hingga tewas di luar sebuah pengadilan Pakistan karena menikahi pria yang dicintainya tanpa izin keluarganya.
Farzana Parveen, 25, menikahi Mohammad Iqbal beberapa bulan lalu meski ditentang oleh keluarganya.
Polisi mengatakan hampir 20 anggota keluarga perempuan itu, termasuk ayah dan saudara laki-lakinya, menyerang suami istri itu dengan tongkat dan batu-bata pada siang hari bolong Selasa (27/5) di hadapan khalayak ramai dan di depan pengadilan tinggi Lahore.
Pengacara perempuan itu mengatakan ayah Parveen telah mengajukan gugatan penculikan terhadap suaminya dan pasangan itu sedang dalam perjalanan ke pengadilan untuk melawan tuduhan itu.
Iqbal memberitahu polisi istrinya sedang hamil tiga bulan.
Farzana Parveen, 25, menikahi Mohammad Iqbal beberapa bulan lalu meski ditentang oleh keluarganya.
Polisi mengatakan hampir 20 anggota keluarga perempuan itu, termasuk ayah dan saudara laki-lakinya, menyerang suami istri itu dengan tongkat dan batu-bata pada siang hari bolong Selasa (27/5) di hadapan khalayak ramai dan di depan pengadilan tinggi Lahore.
Pengacara perempuan itu mengatakan ayah Parveen telah mengajukan gugatan penculikan terhadap suaminya dan pasangan itu sedang dalam perjalanan ke pengadilan untuk melawan tuduhan itu.
Iqbal memberitahu polisi istrinya sedang hamil tiga bulan.