Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Zapatero mendesak pihak berwenang Venezuela pada hari Rabu agar membantu Spanyol dalam menyelidiki tuduhan bahwa teroris Basque yang tergabung dalam kelompok separatis ETA, dilatih di Venezuela.
Presiden Venezuela Hugo Chavez sebelumnya pekan ini membantah tuduhan yang dikemukakan dua orang tersangka anggota ETA yang ditangkap di Spanyol pekan lalu.
PM Zapatero mengatakan pernyataan yang telah menyebabkan kehebohan ini cukup bagi pemerintahannya untuk meluncurkan penyelidikan dan bagi pemerintah Venezuela untuk memberi jawaban kepada Spanyol.
Kemudian pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Venezuela Nicolas Maduro mengatakan negaranya akan menyelidiki tuduhan tersebut.