Presiden Macedonia Minta Boikot Referendum Perubahan Nama

Presiden Macedonia Gjorge Ivanov berbicara di sidang ke-73 Majelis Umum PBB di markas PBB di New York, 27 September 2018.

Presiden Macedonia Gjorge Ivanov menyerukan rakyatnya untuk memboikot referendum tentang mengubah nama negara itu. Alasannya, mengikuti referendum sama dengan “membunuh sejarah sendiri”.

“Pada 30 September, saya tidak akan memberi suara, dan saya tahu saudara-saudara sebangsa akan mengambil keputusan bijak serupa” kata Ivanov dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Kamis (27/9).

Bangsa Macedonia diminta mengubah nama negara mereka menjadi Macedonia Utara guna mengakhiri pertikaian yang sudah puluhan tahun dengan tetangganya Yunani. Perubahan ini akan merintis jalan bagi Macedonia untuk menjadi anggota NATO dan Uni Eropa.

Yunani berargumentasi nama Macedonia sepenuhnya milik Provinsi Macedonia, di Yunani utara, dan menggunakan nama itu menyiratkan niat Skopje untuk mengklaim Provinsi Yunani tersebut.

Yunani sudah lama menekan Skopje membuang nama itu dan memaksanya menggunakan nama yang lebih resmi, yaitu "Bekas Republik Yugoslavia Macedonia" sebagaimana di PBB. [al]