Tontowi Bangga Raih Emas Olimpiade pada Hari Kemerdekaan

Security forces use water cannons to disperse protesting teachers in Rabat, Morocco.

Pebulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad mengaku bangga bisa mempersembahkan medali emas Olimpiade tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 hari Rabu (17/8).

“Sangat senang, bangga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia dan saya sangat bersyukur sekali,” ujar Tontowi Ahmad kepada VOA hari Sabtu (20/8).

Lewat Tontowi dan Lilyana Natsir, Indonesia memperoleh medali emas satu-satunya lewat cabang bulutangkis nomor ganda campuran dalam Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil.

Atlet yang akrab disapa Owi ini merayakan di Rio dengan cara sederhana.

“Dengan sujud syukur kepada Allah SWT,” katanya.

Rasa syukur juga diungkapkan Manajer Tim Cabang Bulutangkis Indonesia, Rexy Mainaky, yang turut mendampingi pasangan Tontowi/Lilyana bertanding di Rio.

“Karena target kita untuk dapat mengembalikan tradisi emas tercapai. Semuanya lega atas hasil kerja keras tim yang solid dan itu semua adalah hasil kerja keras kita bersama. Kita semua gembira,” kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta ini kepada VOA hari Jumat.

Sebelumnya bulutangkis sudah menyumbang enam medali emas untuk Indonesia. Dimulai dari Susy Susanti dan Alan Budikusuma dalam Olimpiade Barcelona 1992, Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky dalam Olimpiade Atlanta 1996, Tony Gunawan/Candra Wijaya dalam Olimpiade Sydney 2000, Taufik Hidayat dalam Olimpiade Athena 2004, dan Markis Kido/Hendra Setiawan dalam Olimpiade Beijing 2008.

“Tradisi” emas olimpiade itu sempat terhenti dalam Olimpiade tahun 2012 di London, tapi tahun ini tersambung kembali lewat kemenangan Tontowi/Lilyana.

Pasangan ganda campuran itu merebut medali emas setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14 dan 21-12.

Rencananya Tontowi, Lilyana dan tim bulutangkis akan tiba hari Selasa (23/8) di tanah air, di mana mereka akan memperlihatkan medalinya kepada Presiden Joko Widodo di Istana.

Setelah itu, Tontowi mengaku telah menyiapkan tempat spesial untuk medali seberat 500 gram tersebut. “Saya akan menyimpannya di rumah,” ujarnya bangga. [vm]