Militer Israel mengatakan, orang-orang bersenjata menyerang tentara-tentara yang sedang menghancurkan terowongan-terowongan dekat kota Rafah, Gaza utara, sekitar satu jam setelah gencatan senjata yang didukung Amerika dan PBB dimulai Jumat, menewaskan dua tentara Israel. Israel mencurigai militan Hamas juga menangkap salah satu tentara mereka dan membawanya kembali ke Gaza melalui terowongan itu.
Israel telah mengumumkan akan melanjutkan usahanya menghancurkan terowongan-terowongan yang berada dalam wilayah pertahanannya selama gencatan itu dan mengatakan serangan orang-orang yang diduga militan Hamas itu merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang seharusnya berlangsung selama tiga hari.
Media setempat melaporkan, gencatan senjata berakhir dengan Israel melanjutkan operasi serangannya di Gaza. Para pejabat Palestina mengatakan, sedikitnya 35 warga Palestina tewas, Jumat. Militan Hamas juga melanjutkan kembali serangan roketnya ke Israel selatan.