Presiden Rusia Vladimir Putin Kamis (26/12) mengatakan bahwa Rusia terbuka bagi proposal Slowakia untuk menjadi tuan rumah pembicaraan perdamaian dengan Ukraina guna mengakhiri konflik yang menurutnya ingin diakhiri oleh Rusia.
Putin, yang pekan ini menerima PM Slowakia Robert Fico di Kremlin, mengatakan bahwa Fico, penentang keras dukungan Uni Eropa untuk Ukraina, telah menawarkan negara untuk menjadi tuan rumah pembicaraan antara Rusia dan Ukraina.
Putin mengatakan pihak berwenang Slowakia “ ... akan senang menyediakan negaranya sebagai platform untuk perundingan. Kami tidak menentang, jika itu terjadi. Mengapa tidak? Karena Slowakia mengambil sikap netral.”
Slowakia dipandang sebagai salah satu kelompok negara anggota Uni Eropa di bagian tengah dan timur blok itu yang semakin banyak jumlahnya, yang skeptis atas dukungan bagi Ukraina, dan mendukung perundingan dengan Rusia.
BACA JUGA: Paus Fransiskus Serukan Dihentikannya Perang di Ukraina dan Gencatan Senjata di Gaza dalam Khotbah NatalNamun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berulang kali mengkritik Slowakia, yang berbatasan dengan Ukraina, atas nada bersahabat PM Fico terhadap Rusia sejak ia kembali berkuasa setelah pemilu tahun 2023.
Putin telah berulang kali mengatakan bahwa Rusia terbuka bagi pembicaraan utnuk mengakhiri konflik dengan Kyiv, tetapi bagaimana pun tetap akan mencapai tujuannya di Ukraina.
Putin hari Kamis mengatakan bahwa Rusia dapat menggunakan rudal balistik jarak menengah baru yang dikenal sebagai Oreshnik lagi, tetapi tidak terburu-buru untuk melakukan itu.
“Kami tidak mengecualikan kemungkinan menggunakannya hari ini dan besok, jika perlu,” kata Putin.
Jika perlu, kata Putin lagi, Rusia dapat menggunakan senjata jarak menengah yang lebih kuat. [uh/ab]